Bahasa Quran Bagi Muslim

Bahasa Quran Bagi Muslim
وماعلمنه الشعروماينبغي له ان هوالاذكروقران مبين
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan tidaklah pantas baginya, Quran tidak lain adalah pelajaran dan bacaan yang gamblang. (Yaasin:69)

Bagi muslim, Quran adalah petunjuk hidup. Seluruh waktu manusia adalah hidupnya. Sehingga, Quran menjadi pedoman abadi yang tidak bisa ditinggalkan. Jika Anda banyak melihat kekacauan, kesengsaraan, dan kehancuran di bumi ini, maka Anda tentu juga akan melihat penyebab dari semua itu. Perbuatan manusia. Penyebab semua kekacauan hidup adalah perbuatan tidak baik manusia. Tidak setiap manusia bertindak buruk. Masih ada manusia yang berbuat baik. Tapi satu perbuatan buruk manusia adalah buruk bagi seluruh manusia. Begitu juga sebaliknya, satu perbuatan baik adalah berakibat baik bagi seluruh manusia.
Tidak seorang pun pernah mengatakan Quran adalah buruk. Setiap Muslim mengakui Quran sebagai petunjuk hidupnya. Tapi lihatlah negeri ini. Negeri berpenduduk mayoritas muslim ini menjadi negeri yang terpuruk dalam kriminalitas, korupsi, kebodohan dan bencana. Di sela waktu Anda, mari kita lihat bersama kesalahan kita dalam hidup. Sudahkah muslim Indonesia menjadikan Quran sebagai petunjuk hidupnya. Sebelum itu, sudahkan muslim Indonesia memahami Quran dengan benar? Untuk itu, bahasa Quran menjadi alat wajib bagi muslim dalam memahami dan melaksanakan Quran.

Dunia mengenal beberapa agama yang berkembang menjadi besar di jaman dahulu hingga sekarang. Dua di antaranya adalah Nasrani dan Islam. Keduanya muncul dan berkembang pertama kali di Asia Barat, yaitu pada bangsa Yahudi dan Arab. Karenanya, bahasa rumpun wilayah ini merupakan bahasa penulisan kedua kitab suci ini. Bahasa awal kedua kitab suci ini adalah bahasa wahyu. Injil pertama kali diturunkan dalam bahasa wahyu. Baru kemudian, Injil (perjanjian lama dan perjanjian baru) dituliskan ke dalam satu kitab, Bible. Dan Bible akhirnya secara keseluruhan diterjemahkan ke dalam Hebrew dan bahasa Latin serta bahasa-bahasa lain di dunia.

Quran, sampai saat ini masih ditulis dalam bahasa aslinya, bahasa wahyu. Walaupun terdapat kemiripan, bahasa ini berbeda dengan bahasa Arab. Bahasa Arab sendiri, saat ini berbeda dengan bahasa Arab kuno di masa Muhammad. Dan Muhammad saw adalah seorang suku bangsa Quraish yang berdarah Babylonia. Sama dengan garis keturunan Ibrahim as. Bangsa Quraish dikenal sebagai bangsa yang bersastra tinggi. Quraish tercatat sebagai satu-satunya suku bangsa yang masih memegang teguh bahasa wahyu.

Bahasa wahyu, bahasa yang ada di dalam Quran menjadi harapan bagi umat Islam dan Nasrani untuk menjaga otentitas kedua kitab suci ini.Apalagi kitab Bible, tidak satu orang pun kini yang native berbahasa Hebrew kuno. Bahasa Quran adalah satu-satunya harapan untuk memaknai Bible yang dulunya berasal dari Injil. Bahasa wahyu, Hebrew dan bahasa Arab adalah bahasa satu rumpun, Semitic languages, dengan dialek yang berbeda. Tidak hidupnya bahasa Hebrew saat ini, memunculkan masalah mendalam bagi umat Kristen dalam mengkaji Bible. Dan hermeneutika lahir sebagai akibat kesulitan bahasa ini.

Ketidakpahaman umat Islam pada bahasa Quran, memunculkan resiko terseretnya umat Islam dalam daya tarik hermeneutika. Hermeneutika bukanlah alat bantu bagi muslim untuk memahami Quran, yang jelas-jelas bermakna gamblang.
وماعلمنه الشعروماينبغي له ان هوالاذكروقران مبين
Dan Kami tidak mengajarkan syair kepadanya (Muhammad) dan tidaklah pantas baginya, Quran tidak lain adalah pelajaran dan bacaan yang gamblang. (Yaasin:69)

Dunia mengakui bahwa Quran yang ada saat ini adalah Quran yang sama dengan Quran yang dipegang Muhammad saw. Jika muslim menguasai bahasa Quran, tidak akan terjadi pemaknaan dan penafsiran yang sangat beragam dan saling jauh berbeda. Tidak seharusnya ada textual criticism dalam membaca Quran. Tidak mungkin tidak. Penguasaan bahasa Quran menjadi mutlak diperlukan muslim.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: